Anda mungkin sudah sering melihat film mengenai makhluk dari luar angkasa yang memiliki tekhnologi yang lebih maju dan alat-alat yang serba canggih atau lebih dikeanal dengan nama ALIEN atau UFO dan saat kita berbicara mengenai makhluk luar lasung deh ingatan kita tertuju pada sebuah makhluk yang aneh dan kendaraanya yang berbentuk bulat dan memiliki ukuran yang luar biasa besar.

Di yogyakarta tepatnya di daerah bernah,sleman di temukan Crop circles adalah fenomena alam yang sampai sekarang belum ada jawaban yang pasti dari para ilmuwan sejak kemunculanya pertama kali di inggris th 1647 bagai mana Crop circles ini terbentuk.fenomena ini sebelunya sering di temukan di inggris,canada,amerika,autralia,jepang dan di daerah-daerah pertanian khususnya gandum.

Crop circle adalah suatu bentuk lingkaran dan bentuk bentuk lain seperti geometri (dan kebayakan berukuran besar/luas ), bahkan ada juga yang yang biasa ditemui membentuk citra mahkluk hidup seperti kalajengking,bunga matahari,Lebah,lingkaran-lingkaran atau bisa juga berbentuk rangkaian gambar yang unik, yang menunjukkan bahwa pembuatnya adalam makhluk yang cerdas. Tapi, crop circle ini bukan dibuat oleh manusia berdasarkan berbagai bukti yang telah diselidiki oleh para ilmuwan.

Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Yogyakarta akhirnya menerjunkan ahlinya untuk meneliti kemungkinan area crop circle di Berbah, Sleman. Tim ke lokasi sejak Selasa (25/1/2011) siang. Tim yang beranggotakan M Yasid dan I Gede Sutresna itu akan meneliti tingkat kandungan radiasi partikel gamma, beta, dan alfa.

Menurut M Yasid, pihaknya akan mengukur kandungan udara di lokasi dan mengambil sampel tanah dan tanaman padi. Pihaknya akan meneliti apakah kandungan ketiga partikel tersebut aman atau tidak bagi pengunjung yang berada di tengah lokasi.

“Kalau radiasi partikel gamma bisa langsung tahu hasilnya tetapi untuk partikel beta dan alfa harus melalui penelitian laboratorium,” katanya.

Hasil penelitian tingkat radioaktif ini akan di selesai diteliti sekitar sehari. “Mungkin hasil penelitian kandungan partikel beta dan alfa sudah bisa diketahui sore nanti atau besok pagi,” jelasnya.

Sementara untuk hasil pengukuran radiasi partikel gamma di lokasi crop circle kandungannya normal. “Tidak ada anomali partikel gamma,” jelasnya.

Nantinya, kalau hasilnya sudah diketahui kita bisa memutuskan apakah lokasi ini aman atau tidak bagi pengunjung

Lokasi ditemukannya pola misterius yang biasa disebut crop circle di Dusun Rejosari, Jogotirto, Berbah, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (25/1/2011) siang ini, semakin ramai. Dari Selasa pagi hingga siang, gelombang warga yang datang terus mengalir. Pedagang makanan bermunculan. Ruas jalan menuju lokasi pun semakin sesak.

Warga juga mencoba naik ke Gunung Suru untuk melihat crop circle yang diameternya 60-an meter ini. Jalan yang licin menuju bukit setinggi 25-30 meter yang berada di utara lokasi tak menyurutkan minat warga. Di sisi bukit telah dipasang tali guna memudahkan warga.

Biasalah orang sekarang begitu ada sesuatu yang sedikit aneh langsung deh jadi tontonan walaupun harus bersusah-susah payah, mungkin pada kurang hiburan kali ya soalnya mikirin hidup yang semakin susah (ko malah curhat)

2 responses »

  1. […] latikustolauculto sekedar catatan online Skip to content HomeAbout ← Crop Circles Di Yogyakarta […]

  2. […] dari berita online okezone.com beberapa foto Siswa SMA berciuman dengan siswi SMP di Gunungkidul, Yogyakarta beredar di internet dan saat ini pelaku sedang dalam pemeriksaan […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s